PBNU Bolehkan Salat Tarawih di Masjid, Ini Syaratnya

POSTING.ID -  Pengasuh Besar Nahdlatul Malim( PBNU) mengizinkan masyarakat Nahdliyin doa tarawih dan Lebaran di langgar dengan aturan kesehatan( Prokes) Covid- 19. Itu mengenang situasi tengah berkecamuk pandemi Covid- 19.

PBNU Bolehkan Salat Tarawih di Masjid, Ini Syaratnya


Karena itu, PBNU mengimbau para himpunan memeriahkan langgar dengan susunan ibadah selama Ramadan.” Tetap tingkatkan amaliah keimanan, berupaya taqorrub( mendekatkan diri) pada Allah SWT, memajukan langgar, langgar dengan doa keharusan berjemaah, doa tarawih berjemaah, tadarus Alquran, itikaf, dan menggandakan ibadah adat yang lain,” bentang Ketua PBNU Robikin Emhas.

PBNU juga mengimbau himpunan melakukan kegiatan sosial pembinaan pemeluk. Lalu, meminta para dai menyampaikan akar Islam, dan menghindari khotbah evokatif. Mengimbau Nahdliyin menaati kebijaksanaan pemerintah terkait persahabatan saat Lebaran.

PBNU berambisi para dai menyosialisasikan peranan amal. Menyampaikan imbauan hal penerapan doa Id. Terakhir, PBNU berambisi masyarakat Nahdliyyin bermunajat pada Allah SWT selama Ramadan. Mengharapkan bangsa Indonesia aman dari bencana, musibah, dan pandemi.” Itu semla dapat dilakukan pada wilayah berkedudukan pandemi hijau dan kuning,” jelas pesan bimbingan PBNU itu.( put)